PRAKTIK BAIK – PEMANFAATAN GOOGLE MAPS DAN GOOGLE EARTH UNTUK MENGANALISIS TATA GUNA LAHAN DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMAN 12 SEMARANG

Berangkat dari kurikulum tahun 2013 yang saat ini masih diberlakukan, dalam mata pelajaran Geografi ada satu materi khusus tentang penginderaan jauh untuk peminatan IPS baik di kelas X maupun di kelas XII. Penginderaan jauh yang disingkat inderaja merupakan suatu teknik, ilmu maupun seni mengindera obyek di muka bumi tanpa melakukan kontak secara langsung dengan obyek tersebut. Dalam inderaja ada materi interpretasi citra yang dalam pembelajaran geografi diperlukan praktik untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta didik. Tersedianya alat praktikum, mendorong melakukan pembelajaran dengan metode diskusi dan model pembelajaran project based learning. Dengan alat sederhana meliputi foto udara dan stereoskop saku, maka diperlukan satu terobosan baru dengan pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran.

Saya sebagai pengajar mata pelajaran Geografi di SMAN 12 Semarang melaksanakan Praktik Baik – Implementasi Aplikasi Google Map dan Google Earth Pada Smartphone Untuk Menganalisis Tata Guna Lahan Materi Tata Ruang Wilayah Mata Pelajaran Geografi Kelas XII IPS SMAN 12 Semarang. Pada Praktik Baik yang saya lakukan ini yang terlibat tentu saja peserta didik dan guru dalam pembelajaran Geografi. Praktik Baik yang saya lakukan ini berlangsung pada kurun bulan September – Oktober 2022. Praktik Baik yang saya lakukan adalah di kelas XII IPS SMAN 12 Semarang. Tujuan Praktik Baik yang saya laksanakan bertujuan untuk mengetahui, 1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran geografi materi tata ruang wilayah dengan penggunaan aplikasi google map/google earth pada smartphone yang untuk analisis tata guna ruang wilayah, 2) mengetahui respon peserta didik dalam penggunaan aplikasi google earth/google map pada smartphone dalam pembelajaran materi wilayah dan perwilayahan untuk menganalisis tata guna lahan wilayah di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Praktik Baik yang saya laksanakan memberikan dampak/ hasil yang dicapai oleh peserta didik, antara lain: 1) Meningkatkan ketertarikan peserta didik dalam belajar geografi khususnya materi wilayah dan perwilayahan, 2) Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi wilayah dan perwilayahan dalam melakukan analisis perubahan tata guna lahan, 3) Meningkatkan semangat dan keaktifan belajar peserta didik, 4) Memanfaatkan penggunaan smartphone untuk pembelajaran, dan 5) Memanfaatkan penggunaan smartphone untuk pembelajaran.

Hasil dari Praktik Baik yang saya laksanakan antara lain, 1) Pelaksanaan pembelajaran geografi materi wilayah dan perwilayahan pada analisis penggunaan lahan wilayah, efektif dengan penggunaan aplikasi google earth/google map pada smartphone meski adanya keterbatasan dalam koneksi internet, 2) Pembelajaran geografi materi wilayah dan perwilayahan praktik analisis penggunaan lahan mendapat respons yang tinggi dari peserta didik terbukti dengan antusiasme dan keseriusan peserta didik dalam menggunakan alat aplikasi bergeoreferensi pada smartphone untuk mencari, mengidentifikasi menganalisisi dan mengambil kesimpulan akan terjadinya perubahan penggunaan lahan pada wilayah Kecamatan Gunungpati Kota Semarang yang notabene adalah wilayah dimana sekolah peserta didik ada. Respon positif juga di tunjukkan dengan hasil leporan kerja pada LKPD yang baik serta keberlanjutan penggunaan aplikasi google earth/google map untuk yang positif khususnya untuk pembelajaran.

Penulis: Karyono, S.Pd., M.Pd. (Guru Geografi SMAN 12 Semarang)