SMAN 12 Semarang Dalam Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang

Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang. Pada kegiatan Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang, SMAN 12 Semarang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan Paskibraka Bonggo Wulung dan Rohis Al Firdaus. Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Februari 2023

 

SMAN 12 Semarang, sebagai satu-satunya sekolah menengah tingkat atas negeri yang ada di wilayah Gunungpati, memiliki banyak potensi wisata, alam dan budaya akan tetapi belum tergali. Maka dari itu, masyarakat bersama pemerintah Kecamatan Gunungpati berupaya untuk melestarikan potensi yang ada. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Haul Simbah Kyai Pati Wijoyokusumo. Kegiatan diisi dengan Kirab Budaya, Bazar, Stand PKL dan UMKM, Kirab Lomba Rebana, Sarasehan Bedah Sejarah Gunungpati. Haul  Simbah Kyai Pati Wijoyokusumo di Kelurahan Plalangan Gunungpati bertujuan utama untuk mempertahankan budaya sekaligus sebagai landasan awal Kawasan Gunungpati menjadi daerah tujuan wisata.

Rute Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang, dimulai dari Lapangan Sigotro Plalangan ke arah Utara Masjid Karanganyar kemudian belok kiri dan Finish di Pondok KH. Nor Yahya.Pelaksanaan Kirab Haul Simbah Kyai Pati Joyokusumo Gunungpati – Kota Semarang

Peran SMAN 12 Semarang dalam kegiatan tersebut adalah mengikuti kirab yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Februari 2023 di Lapangan Sigotro Plalangan Gunungpati, yang diikuti oleh peserta didik dari ektrakurikuler Rebana, dan dari ekstrakurikuler Paskibra  dengan membawa Bendera Merah Putih. Keikutsertaan SMAN 12 Semarang bertujuan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya yang ada kepada peserta didik, meningkatkan tali persaudaraan dengan masyarakat Gunungpati, dan juga menciptakan kerjasama sekolah dengan Kecamatan Gunungpati. Semoga dengan kegiatan yang dilaksanakan, dapat memberikan makna positif bagi peserta didik sebagai generasi penerus dalam melestarikan budaya dan mampu menciptakan peluang dalam bidang ekonomi kreatif di era modern seperti sekarang ini.

 

Penulis : Yekti Wikani, M.Pd (Humas SMAN 12 Semarang)